Saksi Muktadir Akui Terdakwa Freddi Kurniawan Telah Menunjuk Batas Patok Tanah Dengan Jelas

By Redaksi 09 Sep 2019, 23:36:45 WIB Kriminal dan Hukum
Saksi Muktadir Akui Terdakwa Freddi Kurniawan Telah Menunjuk Batas Patok Tanah Dengan Jelas

Keterangan Gambar : Suasana Sidang PIDUM Kasus Pengambilan Tanah Oleh terdakwa Freddi Kurniawan (64 Tahun) di PN Pekanbaru


Probisone.com, Pekanbaru. Pengadilan Negeri Pekanbaru Pada Senin Sore (9 September 2019) , Melanjutkan Persidangan dalam Kasus Pidana Pasal 362 KUHP dengan terdakwa Freddi Kurniawan. Dalam persidangan ini, jaksa penuntut umum Menghadirkan saksi Muktadir.

Pada Pemeriksaan saksi atas nama Muktadir, saksi Muktadir mengetahui bahwa terdakwa telah menunjuk batas batas patok sempadan kepada operator, tetapi saksi Muktadir tidak mengatahui alasan kenapa operator alat berat melewati batas yang telah di tunjuk terdakwa Freddi Kurniawan.

Dalam Pemeriksaan Keterangan saksi Muktadir Oleh Majelis Hakim Afrizal Hadi, SH, MH, dan Anggota Majelis hakim Dahlia Panjaitan, SH dan Anggota Majelis Hakim Astriwati , SH, MH diketahui Saksi Muktadir Mengaku tidak merasa dirugikan tanahnya terkeruk oleh alat berat Operator yang di sewa Oleh Terdakwa Freddi Kurniawan.

“Saya Sudah Iklas Yang Mulia, Meskipun Tanah saya di keruk oleh operator alat berat yang di sewa terdakwa Freddi Kurniawan. Namun yang saya lihat Tanah saya tidak berubah posisinya. jadi Saya Merasa tidak ada kerugian dalam hal ini". Ujar saksi Muktadir Memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim.

Sementara itu, Penasehat Hukum Terdakwa Freddi Kurniawan Usai persidangan menjelaskan dari Persidangan tadi diketahui Saksi Muktadir pernah bertemu dengan Saksi pelapor dan terdakwa. Namun Pihak pelapor tidak Mau menunjukkan Surat-suratnya dan tidak mau menunjukkan batas sempadan pada saat pertemuan tersebut.

“Kita Selaku penasehat hukum dari Freddi Kurniawan  tetap meminta kepada majelis hakim supaya segera melakukan sidang pemeriksaan setempat agar terbuka kebenarannya, dan batas batas mana saja yang terkena Kerukan Alat berat, sehingga jelas tanah siapa yang dirugikan sebenarnya. Kita Juga mendesak pihak kejaksaan supaya segera menyita alat berat yg di gunakan perusahaan untuk mengeruk tanah tersebut”. Ujar Suardi, SH kepada Jurnalis Probisone.com.

Persidangan Akan Dilanjutkan pada Senin Mendatang, dengan Agenda mendengarkan keterangan saksi meringankn dari terdakwa dan mendengarkan satu keterangan   saksi ahli dari LBH Tuah Negeri Nusantara. (Sy)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment