TPID Dan Bank Indonesia Kampanyekan Aksi Belanja Bijak.

By Redaksi 24 Apr 2021, 12:38:39 WIB Riau
TPID Dan Bank Indonesia Kampanyekan Aksi Belanja Bijak.

Keterangan Gambar : Press Release TPID Riau pada 23/4/2021 di Novotel Hotel


 

Pekanbaru,-- Ketua Harian Tim Pengendali Inflasi daerah yang Juga Penjabat Sekda Provinsi Riau Masrul Kasmy memberikan press release terkait kebijakan TPID dalam menekan laju inflasi berkenaan Bulan suci Ramadhan dan idul Fitri 1442 Hijriah. Press Release dilakukan di Lantai Lima Aula Novotel Jalan Riau Pekanbaru. 

Beberapa hal penting yang di sampaikan Penjabat Sekda Provinsi Riau Masrul Kasmy kepada media massa antara lain: Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Yang Efektif. 

"Dalam ketersediaan Pasokan , TPID menjamin pasokan komoditas Pangan utama tersedia dalam jumlah yang cukup hingga lebaran 1442 Hijriah. Catatan Bulog Ketersediaan Stok Beras Mencapai lima bulan atau sekitar 6,7 Ton. berdasarkan Laporan Bulog proyeksi kebutuhan rata rata penjualan atau distribusi 2.000 perbulan, sedangkan stok hampir 10.000 masih cukup untuk lima bulan ke depan. Komoditas
gula antisipasi menjaga kenaikan harga jelang idul Fitri dan untuk stok cukup. 
masyarakat dihimbau  bijak yang dibeli sesuai kebutuhan. selanjutnya  minyak goreng tepung terigu dan daging. 
daging ini terkait importasi negara pemasok. pasokan lancar. mendatangkan 24 ton atau 24.000 kilo belum terlalu melonjak".  ungkap PJ Sekda Provinsi Riau Masrul Kasmy ke Media . 

lebih lanjut Masrul Kasmy Menerangkan untuk keterjangkauan Harga , TPID Riau melakukan Intervensi harga jika terjadi lonjakan . 

"Intervensi Harga dalam bentuk Operasi Pasar. Sejauh ini sudah melakukan 10 Kali Operasi Pasar di Berbagai Wilayah Provinsi Riau diantaranya Pekanbaru, Dumai, Tembilahan dan Rokan Hulu". Terang Masrul . 

Selanjutnya untuk Kelancaran Distribusi , TPID Riau, melakukan kerjasama dengan Satgas Pangan Polda Riau .

"Satgas ini melakukan koordinasi dengan seluruh pedagang besar. Hal ini untuk menjamin tidak terjadinya aksi spekulasi dengan pengambilam untung yang tidak wajar". Jelas PJ Sekda. 

Terakhir Komunikasi yang efektif , yakni dengan sosialisasi berbagai media baik Talkshow, online dan press release. 

Rno, Editor:Syah




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment